Kopi Arabika dan Robusta :)


Ok baiklah kawan, dari pada saya galau meratapi IP dan gelisah karena di kostan sendiri lebih baik saya share pengetahuan saya mengenai kopi. Pengetahuan saya mengenai kopi merupakan kejadian secara tidak langsung ketika di kampus, kelompok saya mendapatkan bahasan mengenai mata pencahariaan di tatar Sunda. Di awal memang banyak sekali kategori tempat observasi yang ingin dibahas untuk presentasi yaitu diantaranya karinding (alat musik sunda, milih ini karena nyambung sama matkulnya yaitu “budaya Sunda”), tahu Lembang (tempatnya pasti di Lembang), Maicih, dan yang terakhir kopi Aroma. Dengan susah payah kami udar-ider meminta surat izin dari jurusan dari mulai Teh Elsa yang “sesuatu” sampai Teh Elsa lagi yang “sesuatu” (urang gé teu ngarti) dan antukna jodoh kita pada kopi Aroma ini yang lokasinya di Jl.Banceuy.

KOFFIE FABRIEK AROMA BANDOENG

Saya ingin tahu apa yang ada dibenak kalian setelah melihat tulisan diatas? Mungkin kalian berfikir bahwa tulisan itu ALAY, tapi sungguh itu adalah brand dari kopi aroma Bandung ini. Jangan berfikir itu adalah alay, itu adalah tulisan/ejaan bahasa Belanda. Kenapa tulisannya Belanda? Ya, memang adanya kopi di Indonesia ini khususnya Jawa Barat dengan kualitas yang bagus karena adanya pengaruh dari Belanda pada zaman Deandles.

Pada zaman Hindia Belanda (setelah VOC bangkrut), Gubernur H. W Daendles mengadakan proyek Grote Postweg (Jalan Raya Pos), yaitu membuat jalan dari Anyer sampai Panaruka. Selain itu, Daendles juga mengadakan kewajiban untuk menanam kopi di Priangan, utamanya di daerah Cianjur, Bandung, Sumedang, dan Parakan Muncang (1808-1809).

Nah, sejarah berdirinyaKoffie Fabriek Aroma Bandoeng ini pada tahun 1930 oleh Tan Houw Sian. Tan Houw Sian memiliki keberanian untuk membuka usahanya ini karena ia merasa memang bisa. Tan Houw Sian memiliki keahlian terhadap kopi karena ia sudah sepuluh tahun bekerja di pabrik kopi Belanda (1920-1930). Dan sekarang pabrik kopi aroma Bandung sudah dipegang oleh anak satu-satunya yaitu Widypratama. Kualitas Kopi Aroma ini sangat bagus terbukti dari ke eksistensiannya hingga saat ini masih disenangi oleh pecinta kopi. Ini dikarenakan dari cara pengolahan yang tidak berubah dari zaman dahulu sampai sekarang dengan tetap mempertahankan cara traditionalnya.

ARABIKA DAN ROBUSTA

Dua jenis kopi ini menjadi kopi unggul yang banyak digemari oleh pecinta kopi di seluruh dunia.

Untuk kopi Arabika ini telah menguasai 70% pasaran di dunia. Ini karena memang biji kopi Arabika mempunyai kualitas yang lebih unggul daripada biji kopi lainnya. Keunggulan itu dilihat dari rasanya yang lebih enak.

Untuk kopi Robusta menguasai sisanya yaitu 30%. Ini karena Robusta dianggap memiliki kualitas nomer 2 setelah Arabica. Mungkin banyak beberapa faktor, salah satunya dari rasa sudah tentu Robusta lebih kasar.

Untuk harga pastinya lebih murah Robusta. Kenapa? Hal ini tentu tidak lepas dari kualitas masing-masing kopi tersebut. Selain itu yang membuat Robusta menjadi lebih murah karena dari cara penanamannya itu sendiri. Menanam Robusta lebih mudah daripada menanam Arabica. Itu berarti untuk menanam Robusta tidak terlalu sulit dan tidak mengeluarkan biaya yang banyak, dibanding menanam Arabica yang perlu keketatan untuk merawatnya. Ini dikarenakan Robusta lebih rentan terhadap hama dan penyakit, Robusta juga tidak sensitif terhadap iklim, ia bisa tumbuh ditempat dimana Arabica tidak bisa tumbuh, selain itu Robusta juga menghasilkan lebih banyak buah daripada Arabica. Hal ini berbanding terbalik dengan Arabica, maka dari itu tidak heran jika Arabica adalah bibit kopi yang langka dan hanya tersedia pada toko-toko yang berkualitas J .

Nah, mungkin hanya segitu pengetahuan yang saya tahu. Kurang jelas? Yang ingin bertanya silahkan komen. Kritik dan sarannya selalu ditunggu
(◡‿◡✿)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s