Kopi Arabika dan Robusta :)


Ok baiklah kawan, dari pada saya galau meratapi IP dan gelisah karena di kostan sendiri lebih baik saya share pengetahuan saya mengenai kopi. Pengetahuan saya mengenai kopi merupakan kejadian secara tidak langsung ketika di kampus, kelompok saya mendapatkan bahasan mengenai mata pencahariaan di tatar Sunda. Di awal memang banyak sekali kategori tempat observasi yang ingin dibahas untuk presentasi yaitu diantaranya karinding (alat musik sunda, milih ini karena nyambung sama matkulnya yaitu “budaya Sunda”), tahu Lembang (tempatnya pasti di Lembang), Maicih, dan yang terakhir kopi Aroma. Dengan susah payah kami udar-ider meminta surat izin dari jurusan dari mulai Teh Elsa yang “sesuatu” sampai Teh Elsa lagi yang “sesuatu” (urang gé teu ngarti) dan antukna jodoh kita pada kopi Aroma ini yang lokasinya di Jl.Banceuy.

KOFFIE FABRIEK AROMA BANDOENG

Saya ingin tahu apa yang ada dibenak kalian setelah melihat tulisan diatas? Mungkin kalian berfikir bahwa tulisan itu ALAY, tapi sungguh itu adalah brand dari kopi aroma Bandung ini. Jangan berfikir itu adalah alay, itu adalah tulisan/ejaan bahasa Belanda. Kenapa tulisannya Belanda? Ya, memang adanya kopi di Indonesia ini khususnya Jawa Barat dengan kualitas yang bagus karena adanya pengaruh dari Belanda pada zaman Deandles.

Pada zaman Hindia Belanda (setelah VOC bangkrut), Gubernur H. W Daendles mengadakan proyek Grote Postweg (Jalan Raya Pos), yaitu membuat jalan dari Anyer sampai Panaruka. Selain itu, Daendles juga mengadakan kewajiban untuk menanam kopi di Priangan, utamanya di daerah Cianjur, Bandung, Sumedang, dan Parakan Muncang (1808-1809).

Nah, sejarah berdirinyaKoffie Fabriek Aroma Bandoeng ini pada tahun 1930 oleh Tan Houw Sian. Tan Houw Sian memiliki keberanian untuk membuka usahanya ini karena ia merasa memang bisa. Tan Houw Sian memiliki keahlian terhadap kopi karena ia sudah sepuluh tahun bekerja di pabrik kopi Belanda (1920-1930). Dan sekarang pabrik kopi aroma Bandung sudah dipegang oleh anak satu-satunya yaitu Widypratama. Kualitas Kopi Aroma ini sangat bagus terbukti dari ke eksistensiannya hingga saat ini masih disenangi oleh pecinta kopi. Ini dikarenakan dari cara pengolahan yang tidak berubah dari zaman dahulu sampai sekarang dengan tetap mempertahankan cara traditionalnya.

ARABIKA DAN ROBUSTA

Dua jenis kopi ini menjadi kopi unggul yang banyak digemari oleh pecinta kopi di seluruh dunia.

Untuk kopi Arabika ini telah menguasai 70% pasaran di dunia. Ini karena memang biji kopi Arabika mempunyai kualitas yang lebih unggul daripada biji kopi lainnya. Keunggulan itu dilihat dari rasanya yang lebih enak.

Untuk kopi Robusta menguasai sisanya yaitu 30%. Ini karena Robusta dianggap memiliki kualitas nomer 2 setelah Arabica. Mungkin banyak beberapa faktor, salah satunya dari rasa sudah tentu Robusta lebih kasar.

Untuk harga pastinya lebih murah Robusta. Kenapa? Hal ini tentu tidak lepas dari kualitas masing-masing kopi tersebut. Selain itu yang membuat Robusta menjadi lebih murah karena dari cara penanamannya itu sendiri. Menanam Robusta lebih mudah daripada menanam Arabica. Itu berarti untuk menanam Robusta tidak terlalu sulit dan tidak mengeluarkan biaya yang banyak, dibanding menanam Arabica yang perlu keketatan untuk merawatnya. Ini dikarenakan Robusta lebih rentan terhadap hama dan penyakit, Robusta juga tidak sensitif terhadap iklim, ia bisa tumbuh ditempat dimana Arabica tidak bisa tumbuh, selain itu Robusta juga menghasilkan lebih banyak buah daripada Arabica. Hal ini berbanding terbalik dengan Arabica, maka dari itu tidak heran jika Arabica adalah bibit kopi yang langka dan hanya tersedia pada toko-toko yang berkualitas J .

Nah, mungkin hanya segitu pengetahuan yang saya tahu. Kurang jelas? Yang ingin bertanya silahkan komen. Kritik dan sarannya selalu ditunggu
(◡‿◡✿)

Gigi masih bisa tumbuh saat dewasa


Kata siapa orang dewasa sudah tidak bisa lagi tumbuh gigi? Orang dewasa masih bisa kok. Ini terbukti seperti apa yang saya alami <(˘̯˘ )>

Semua itu berawal ketika saya merasakan sakit gigi yang teramat pada bulan-bulan yang lalu, hmm tepatnya bukan sakit gigi sih tapi sakit aja. Dan setelah diperiksa ternyata sakit itu berasal dari gusi saya yang membengkak, waw sakit sekali rasanya. Lokasinya tepat pada pojok atas gusi saya. Awalnya hanya satu yang bengkak, tapi makin kesini jadi 2, 3, dan 4 di masing-masing pojok gusi saya. Selama itu saya jadi tidak bisa berbicara karena saking sakitnya, apalagi makan dan kadang merasakan pusing (͡ï̯͡ï) . Setelah beberapa hari kemudian ternyata ada sedikit tonjolan keras. Ternyata aku sadar itu adalah gigi. Dari situ saya baru tahu bahwa diusia dewasa pun masih bisa tumbuh gigi.

Yang saya alami adalah tumbuhnya gigi bungsu artinya gigi terakhir. Gigi bungsu ini tumbuhnya sangat perlahan dari gigi-gigi yang lain. Tumbuhnya gigi bungsu ini dari umur 17-21 bahkan sampai 35 tahun atau bisa tidak tumbuh sama sekali. Biasanya pada awal dia tumbuh, gusi akan agak bengkak, itu yang saya alami. Yang perlu dilakukan jika gusi gigi bungsu sakit adalah cek ke dokter gigi, supaya kita bisa tahu keadaan gigi bungsu kita apakah terjadi penyimpangan atau tidak.

Yang ditakutkan adalah adanya impaksi pada gigi bungsu kita. Impaksi adalah kondisi pertumbuhan gigi yang tidak sempurna dengan posisi yang tidak tepat. Itu terjadi karena berbagai faktor, salah satunya adalah karena tidak adanya tempat untuk erupsi. Rahang “kesempitan” gara-gara pertumbuhan tulang rahang kurang sempurna. Selain itu yang sering jadi masalah ketika gigi tidak muncul sempurna pada gusi. Gusi yang menutupi gigi dapat menyebabkan penumpukan sisa makanan dan bakteri yang dapat menyebabkan infeksi dan sakit pada gigi.

Sekarang gigi saya sudah lengkap, ada 32 dan sehat itu berarti saya sudah dewasa. Tidak terasa waktu begitu cepat.

Penghalang = Orang Tua


Tahu tidak? Penghalang pertama yang terbesar dalam hidup kita itu siapa? ORANG TUA. Kenapa? Karena ketakutan mereka akan masa depan kita ternyata lebih besar daripada ketakutan kita sendiri. Itulah yang menyebabkan kenapa kita tidak berani mengambil suatu keputusan. Itu adalah kesalahan kita. Kadang kita perlu untuk tutup kuping sebentar.

Semua orang tua pastinya ingin anaknya menjadi sukses. Ketika kita berbicara kepada orang tua kita tentang keinginan/impian dan cita-cita kita dan ternyata menurut mereka itu terlalu beresiko, susah, tidak akan berhasil disitulah awal mula kegoyahan kita akan untuk meninggalkan impian kita. Tapi pikirkanlah. Tidak ada lagi yang lebih indah ketika kita menjalankan sesuatu yang kita senangi. Meskipun sesuatu itu belum tentu jelas ke arah mana akhirnya, tetapi paling tidak kita bahagia.

Banyak orang tua yang takut akan anaknya gagal. Kita pun begitu, takut akan kegagalan. Tapi rasa itu lebih besar dirasakan oleh orang tua kita. Itulah kenapa kita harus mempunyai pendirian. Ingat! tidak semua keputusan orang tua kita itu benar karena mereka juga hanya manusia sama seperti kita. Mereka juga mempunyai peluang yang sama untuk membuat suatu kesalahan. Justru yang mengetahui apa yang terbaik untuk kita adalah kita sendiri. Disini bukan masalah bisa atau tidaknya tapi mau atau tidak mau. Kita tinggal pilih mau yang mana. Tapi yang paling penting adalah kita bisa bertanggung jawab. Kita juga harus bisa membuktikan kepada orang tua kita bahwa kita bisa.

Sebenarnya dalam hal ini faktor penghalang kedua yang terbesar adalah kita sendiri, karena kita tidak berani.

Seperti saya. Meskipun saya telah melakukan kesalahan terbesar tetapi saya tidak akan membuat hal itu menjadi lebih buruk lagi. Saya akan membuat semua ini jauh dari buruk, membuatnya lebih indah. Caranya harus selalu optimis dan pasti bisa terwujud bila kita percaya.

Malam Nisfu Sya’ban


Serem banget di kostan. Sepi. Yang lain pada mudik sama KKN. Dan gw ikut SP (semester pendek). Gw ambil 9 sks dan kuliahnya cuma 3x pertemuan dalam seminggu. Kostan yang tadinya emang sepi sekarang makin tambah sepi. Paling horror lagi mungkin ntar pas bulan puasa. Hmmm… kenapa gw bilang horror? Sebenernya ini bukan masalah bulannya sih, kemaren-kemaren gw lagi rutin nonton dunia lain @trans7 di rumah. Mungkin efeknya jadi kesini deh. Kebayang-bayang terus.

Kemaren itu malam nisfu sya’ban. Gw tau karena gw dapet banyak pesen dari temen-temen gw yang isinya minta maaf kayak mau lebaran. Nah sekarang gw mau nyoba post tentang nisfu sya’ban. Sebenernya apa si nifsyu sya’ban itu?

Nisfu Sya’ban berasal dari kata Nisfu (bahasa Arab) yang berarti separuh atau pertengahan, Sya’ban adalah nama bulan ke-8 dalam kalender Islam. Dengan demikian nisfu sya’ban berarti pertengahan bulan Sya’ban. Pada malam ini biasanya diisi dengan pembacaan Surat Yaasiin tiga kali berjamaah dengan niat semoga diberi umur panjang, diberi rizki yang banyak dan barokah, serta ditetapkan imannya. Hal ini karena diyakini pada malam tersebut Allah akan memberikan keputusan tentang nasib seseorang selama setahun ke depan. Keutamaan malam nisfu Sya’ban diterangkan secara jelas dalam kitab Ihya’ Ulumuddin karangan Imam Al-Ghazali. Ini gw ambil dari wikipedia.

Serem banget ya disitu ditulis Allah memberikan keputusan nasib seseorang setaun ke depan…hihihi takut.

Dan banyak hadist dan riwayat tentang malam nisfu syaban, gw mengambil satu riwayat, begini bunyinya :

Diriwayatkan dari Ali bin Abi Thalib KW bahwa Rasulullah SAW bersabda, “Jika malam Nishfu Sya’ban tiba, maka salatlah di malam hari, dan berpuasalah di siang harinya, karena sesungguhnya pada malam itu, setelah matahari terbenam, Allah  turun ke langit dunia dan berkata, ‘Adakah yang beristighfar kepada Ku, lalu Aku mengampuninya, Adakah yang memohon rezeki, lalu Aku memberinya rezeki , adakah yang tertimpa bala’, lalu Aku menyelamatkannya, adakah yang begini (2x), demikian seterusnya hingga terbitnya fajar.”  (HR Ibnu Majah).

Rasulullah bersabda: “Barang siapa yang mengingatkan sesama tentang kedatangan bulan ini. Maka api neraka haram baginya.”

Subhanallah banyak banget kupon-kupon jackpot hadiah dari Allah. Bahkan dengan kita cuma saling ngingetin aja api neraka uda haram buat kita. Waah kereen… Cuma orang rugi yang menyia-nyiakan kesempatan ini. Kayak gw, gw nyesel banget nggak ngemaksimalin ibadah gw… itu karena gw nggak tahu esensi sebenarnya dari nisfu sya’ban.

Hmmm di malam nifsu sya’ban gw malah menghabiskan waktu buat bisnis, bukannya ngaji. Hmm rugi banget. Tapi gw yakin kapan pun kita berdoa dan memohon pasti Allah kabulin, tinggal nunggu waktunya aja yang pas J dan sekarang yang masih dalam suasana nisfu sya’ban gw berdoa supaya dilancarkan rezeki dan jodohnya, gw berharap semoga bisnis yang baru gw mulai ini bersama Kakak gw berjalan lancar. Dan juga gw ga lupa untuk selalu bersyukur berterima kasih sama Allah atas semua yang Dia berikan. Amin.

 

 


 

Quality Time


Make ur time to be a quality time. Nothing special hari ini. Pagi-pagi berangkat ke kampus terus langsung balik ke kostan. Dan itu selalu berulang-ulang tiap harinya. Biasanya kalo nggak ke kostan paling mampir dulu ke tempat temen atau sekedar ke mall *itu juga cuma liat-liat doang*.

Susah bikin waktu lo bener-bener bermanfaat. Sebenernya apa sih quality time itu? Menurut gue quality time itu semacam waktu yang berkualitas, maksudnya disini waktu yang bener-bener lo pake dengan kegiatan yang berguna. Yang kayak gimana sih waktu yang berguna itu? Waktu yang berguna itu adalah yang bermanfaat. Disini lo butuh suatu management waktu yang baik supaya waktu lo ga terbuang sia-sia.

Disini gw mikir. Kenapa ya selama gw kuliah gw ngerasa ga dapet ilmu apa-apa. Sebenernya itu pernyataan yang salah menurut gw. Actually, lo dapet ilmu, pengalaman dsb tapi yang lo dapet itu ga maksimal artinya ga banyak karena ga sebanding sama waktu yang uda lo keluarin. Contohnya lo punya 59 menit buat smsan dan 1 menitnya buat baca buku. Emm.. rugi ga sih?

 

Dan kenapa…

Setiap ujian gw selalu nyontek?

Kamar gw selalu berantakan?

Cucian gw numpuk?

Baju gw selalu kusut?

Uang bulanan tak pernah cukup?

Berat badan gw makin naik?

D a n m a s i h b a n y a k l a g i …

Itu karena gw selalu menyia-nyia kan waktu gw dengan nonton tv, maen hp, chating, fban, twiteran dll.

What the fuck! Dipikir-pikir ga kerasa penyakit kayak gini uda berlangsung selama bertahun-tahun dalam diri gw.

Oiya gw jadi inget, dari sudut pandang agama juga dibahas mengenai quality time itu sendiri yaitu kayak gini :

  • Memanfaatkan masa kaya sebelum datang masa sulit (miskin)
  • Memanfaatkan masa sehat sebelum datang masa sakit
  • Memanfaatkan masa senggang sebelum datang kesempitan
  • Memanfaatkan masa muda sebelum datang masa tua
  • Memanfaatkan masa hidup kita sebelum datang kematian

Untuk make the quality time mungkin langkah pertama yang harus kita lakukan adalah buat schedule. Ah tapi ribet. Gw paling ga bisa disiplin. Kita bisa kok bikin semuanya itu jadi simple. Mungkin disini gw punya sedikit catatan supaya waktu kita ga boring dan sia-sia.

  1. Baca buku.

Buat mahasiswa pastinya ilmu di kelas itu paling Cuma 5% yang lo dapetin, itu juga kalo lo merhatiin dosennya yang lagi ngomong. Sebenernya buku itu menarik loh. Beneran. Gw baru nyadar sekarang. Semua isinya itu serasa kayak cerita pangeran dan putri cantik yang berakhir bahagia dari nenek sihir yang jahat. Lo harus bisa ubah image buku jadi kayak gitu. Lo bisa lakuin itu disaat lo ga bisa tidur, dengan baca buku pasti lo langsung ngantuk. Daripada lo baca komik, mending buku pelajaran aja, lumayan kalo ada yang nyantol-nyantol dikit.

  1. Joging.

Lari itu enaknya pagi-pagi, paling enak lagi subuh-subuh. Buat para mahasiswa yang super sibuk pastinya waktu luang buat olahraga itu sedikit akibatnya berat badan naek dan sakit-sakitan terus karena jarang olahraga. Buat para mahasiswa yang ga sibuk pastinya buat bangun pagi itu susah akibatnya sholat subuh pun kebablasan. Nah, solusi yang tepat banget adalah lo harus tanam fikiran lo bahwa lo harus punya badan proposional kayak model-model. So pastinya lo bakal punya keinginan terus untuk olahraga dan hidup yang sehat.

  1. Irit.

Daripada laundry mending nyuci sendiri. Itu bisa mengatasi uang jajan lo. Selain irit dengan mencuci baju sendiri juga lo bisa melatih otot-otot tangan lo supaya lebih atletis dan juga dapat mengisi waktu luang lo yang kosong.

  1. Menulis.

Gw lebih memilih media blog daripada buku diary atau buku sidu untuk menyalurkan inspirasi gw. Buat nulis ga butuh waktu berjam-jam kok, ga perlu bagus juga yang penting bisa bikin lo nyaman setelah lo tuangin semuanya. Dengan menulis paling ga lo punya hasil original lo semasa hidup. Lebih bagus lagi kalo lo bisa ngeluarin album,,eh maksud gw novel, puisi, cerpen, cerbung dll. Ini yang bikin hidup lo ga sia-sia karena lo pake waktu lo buat ngehasilin karya.

  1. Sosialisai.

Lo harus punya waktu buat sosialisasi, terutama temen-temen lo. Hal yang paling simple adalah lo maen ke semua kamar di kostan lo. Daripada tidur di kostan mending lo maen ke kamar sebelah lo. Selain menjalin hubungan pertemanan yang baik itu juga bikin waktu lo ga terbuang sia-sia. Tapi jangan keseringan maennya.

  1. Organisasi.

Sebenernya gw paling males ikut organisasi. Ya kalo ada organisasi yang cocok buat lo kenapa ga coba aja. Itu cara yang ampuh buat ngisi waktu luang lo. Dan yang paling penting di organisasi itu lo harus aktif seaktif aktifnya.

Itu hanya beberapa catatan kecil ala gw buat ngisi waktu luang yang baik. Dengan maksud dari quality time sendiri itu lo jadi bisa lebih menghargai waktu detik demi detik. Untuk menciptakan kebiasaan yang baik pastinya perlu adanya sedikt paksaan dari diri kita sendiri. Kalo kita terus-terusan males, terus kapan mulainya? J

Sistem Demokrasi di Indonesia


Okey, kali ini gw akan membahas mengenai sistem Demokrasi di Indonesia. Hmmm gw dapet penecerahan dari dosen PKN gw tentang sistem pemerintahan di Indonesia. Selama ini apa sih yang terbenak dari pikiran kalian mengenai Demokrasi? Sebelumnya gw juga sama sekali nggak paham esensi dari Demokrasi itu sendiri. Tapi sekarang yaa lumayan, gw punya sedikit pandangan dan pemikiran sendiri dari sistem Demokrasi di Indonesia saat ini.

Demokrasi itu identik dengan one man one vote dimana merupakan suatu proses pemungutan suara yang dimana semua warga negaranya itu mempunyai nilai yang sama. Contohnya suara seorang intelek itu sama nilainya dengan suara seorang yg tidak intelek. Hmm yaitu bisa diibaratkan satu suara orang berpendidikan profesor itu sama nilainya dengan suara seorang preman pasar begajulan yang sama sekali tidak perduli terhadap negaranya sendiri. Bisa dibayangkan kan? Kita sudah tau tentunya bahwa lebih dari 50% warga negara Indonesia itu masih di bawah rata-rata standar atau kasarnya miskin artinya jauh dari pendidikan. Bagaimana kita bisa memilih calon pemimpin kita yang baik untuk ke depan ke depannya lagi jika proses pemilihannya seperi ini? Artinya dipilih dengan asal-asalan. Apakah Indonesia akan maju atau lebih ancur? Jadi pertanyaannya disini pantes nggak sih Indonesia menganut sistem Demokrasi?

Dan yang gw liat mungkin saking bebasnya Demokrasi di Indonesia jadi berubah peran dan esensi dari Demokrasi itu sendiri. Negara kita jadi nggak ada pegangan, kehilangan tujuan. Bener ga sih? Bukti nyatanya adalah sekarang makin banyak kejahatan di Indonesia, yang namanya korupsi atau sogok-menyogok itu uda nggak asing lagi. Hmm yasudahlah nggak bakal kelar-kelar kalo bahas yang ini.

Perlu diketahui, sistem Demokrasi itu adalah sistem yang paling jahat. Hanya negara-negara tertentu yang bisa menjalankan sistem Demokrasi ini yaitu negara-negara yang memang sudah sangat maju, semua warga negaranya sejahtera dan merdeka dari kebodohan dan kemiskinan. Kita bandingkan deh dengan Indonesia. So, kita ngapain sih ikut-ikutan latahan make sistem Demokrasi kayak Amerika? Ya jelas lah warga negara Amerika dari segi ekonomi, pendidikan dll pasti jauh di atas rata-rata warga Indonesia. Sistem Demokrasi ini memang pantas untuk negara-negara maju seperti Amerika tapi belum berarti sistem ini pantas untuk Indonesia. Jangan coba nyama-nyamain terus lah sama negara maju supaya kelihatan keren toh hasilnya malah rakyat yang dirugikan.

Sebenernya demokrasi itu bagus karena berlandaskan HAM yang memang sangat diagung-agungkan Indonesia yang dimana pada UUD 1945 juga tercantum mengenai kedaulatan berada ditangan rakyat yang merupaka bukti otentik dianutnya sistem pemerintahan Demokrasi di Indonesia. Tapi negara kita itu masih belum siap untuk menganut sistem Demokrasi. Dimana Indonesia itu masih berkelit dengan persoalan-persoalan masalah yang rumit sekali, kalo diibaratkan kayak benang kusut yang susah banget buat di lurusin satu-satu. Sistem Demokrasi ini nggak akan berjalan kalo keadaan warga negaranya pun seperti ini. Bahkan jika dipaksakan mungkin perlahan-lahan akan hancur dengan sendirinya. Jadi disini yang salah itu sistem Demokrasinya atau UUD nya ya? (︶3︺)

Negara kita itu perlu ketegasan untuk maju. Perlu sedikit cambuk biar kita ngerti. Nggak bisa dimanja-manja lagi kayak sistem Demokrasi sekarang. Mungkin sistem yang cocok untuk Indonesia saat ini adalah sistem diktrator kayak jamannya dulu pak Soeharto dan proses pemilihannya melalui jalan musyawarah mufakat. Tapi mungkin akan lebih baik lagi jika kita bisa menciptakan sistem baru untuk Indonesia yang lebih baik dari itu. Nggak bisa? Bisa kok. Buktinya kita dulu bisa nyiptain sistem sendiri yaitu Pancasila, kenapa sekarang nggak?

Bersyukur


Harusnya nggak ada yang perlu di bahas, nggak ada yang perlu dikhawatirin karena Tuhan pasti uda membuat kisah untuk kita yang indah, tinggal waktu yang menjawab. Intinya indah pada waktunya.

Kadang tiap malem gue selalu mikirin sesuatu yang menurut gue nggak penting untuk dipikirin. Contohnya besok mau ngapain ya? kapan pulsa gue abis? Atau kapan temen sebelah kamar gue berenti nyanyi? *Haha just kidding*.

Mengkhawatirkan sesuatu, mungkin itu yang sedang rutin gue lakuin. Yang pasti ada, gue nggak akan nulis itu disini. Awal-awal sih gue fikir ini hal penting yang mesti gue pikirin, tapi ternyata gue sadar, ini nggak penting. Lama makin lama gue makin gelisah mikirn ini, lalu tiba-tiba Allah hadir dalam pikiran gue, dan Dia bilang sama gue, Dia janji akan memberikan yang terbaik buat gue tentang apapun itu yang gue takutin. Dan gue percaya itu.

Lo tau rasanya hampa? Mungkin kayak gini. Kosong. Dan lo tau kenapa Tuhan nyiptain rasa hampa? Itu supaya lo selalu inget sama dia. Terkadang manusia sering lupa bahkan sama Tuhannya sendiri. Andaikan aja nggak ada yang namanya rasa hampa, gimana jadinya?

Semenjak itu, gue berusaha untuk nggak ngeluh dan gue nggak akan gelisah lagi. Bodoh banget yang gue lakuin akhir-akhir ini, selaluuu aja ngeluh… padahal Allah kurang baik apa sih sama gue?

Gue ada sedikit cerita. Waktu gue ngerasa boring-boringnya sama semuanya, gue ngeluh dan sedih terus sepanjang jalan tol, gue buka facebook, pastinya yang muncul berandanya dulu dong. Gue liat status-status orang yang malah bikin gue tambah muak, terus disitu gue nemuin pic ada anak kecil cowok yang lagi nyuapin temennya pake kaki karena dia nggak punya tangan dengan senyumannya dia, dan disitu ada bacaan “pantaskah kita mengeluh?” . Oh God, inikah yang ingin Kau utarakan kepadaku?


Iklan mio JKT48


Meskipun gue punya tivi di kostan tapi belom berarti gue sering nonton tivi. Beberapa hari yang lalu kira-kira pas gue lagi makan gue liat iklan mio pake lagu Aitakatta dan dinyanyiin sama Jkt48 yang nyanyinya rombongan itu loh, saking rombongannya kostan gue sampe penuh. Gue akuin sih emang keren girl band Jkt48 itu. Nah, saking penasarannya gue coba googling dan ternyata Jkt48 itu singkatan dari Jakarta 48, dibacanya Jei Kei Ti fourty eight. Dia itu emang girl band turunan dari girl band asal Jepang Akb48. Dan yang gue senengin dari girl band ini selain nyanyinya rombongan adalah mereka itu NO PLAGIAT. Mereka bener-bener asli direkrut dari Akb48 nya itu sendiri.

Dimulai dari iklan pocari sweat terus berlanjut iklan pembalut laurier dan sekarang iklan mio dengan lagu –lagu yang ceria. Pokoknya gue suka deh, secara lagu Jepang itu emang enak-enak. Ini nih gan penampakannya

Sedang Berpose …

Gue juga punya nih penampakannya dari Akb48

 
 

 
 

Ciaaaaat…

 
 

Cantik-cantik kan gan? Hahaha. Semua lagunya gue suka deh apalagi yang kimi no koto ga suki dakara :D

 

  

FONOLOGI


Meuni ku lieur ngapalkeun FONOLOGI. Ngahaja maca ayeuna UTS téh kantun ngétang waktos. Tibatan ripuh engkéna mending ngapalkeun ti ayeuna tapi tetep waé hésé da loba garapanana. Mumpung haneut kénéh urang pedalkeun waé kabéhanana ayeuna kalawan ringkés, jelas tur padet. Check this out! _

 

  1. Wangenan

 

Urang mimitian ti wangenan okeh.! Perhatikeun! Tong sare!

Ehm… eeeeeeee, tuh kan poho! Naon sih? Kéla… mun teu salaaaah….

 

Fonologi (élmuning sora) ngandung harti élmungeunaan sora, pangpangna sora basa.

Tina basa Indonesia nya éta     Fonologi

Tina basa Inggris nya éta     Phonology

Tina basa Yunani nya éta     Phone=sora , logos=élmu

Jadi kacindekanana fonologi atawa élmuning sora nya éta bagian tina élmu basa anu maluruh jeung medar sora-sora basa, prosesna, selang surupna, katut parobahanana.

 

Numutkeun Ferdinand De Saussure fonologi téh aya 2 nya éta étik jeung émik.

  1. Étik, nya éta sora basa anu aya dina omongan (parole). Maksudna sora basa anu tos dikedalkeun kana baham, disebutna ogé sora fon.
  2. Émik nya éta sora basa anu aya dina pikiran atawa teu acan dikedalkeun (langue). Disebutna ogé sora foném

Kacindekanana yén fonologi téh nyoko kana ulikan fonétik (tata sora) jeung fonémik (tata foném).

 

Tata sora (fonétik) mangrupa élmu anu nalungtik sora-sora basa anu henteu ngabédakeun harti. Jadi, Fonétik nya éta bagian tina élmuning sora (fonologi) anu maluruh jeung medar sora basa tina ucapan, kumaha cara ngawanguna nepi ka jadi geteran hawa sarta bisa ditarima ku panguping.

Fonétik dibagi jadi 3 warna :

  • Fonétik Artikulatoris / organis nya éta anu maluruh jeung medar sora basa mekanisme pakakas ucap anu aya dina awak manusa waktu ngahasilkeun sora basa. Eusina medar perkara sora basa, cara ngahasikeunana, wujud sora basana, jeung parobahanana.
  • Fonétik Akustis nya éta anu maluruh jeung medar sora basa dumasar kana aspék-aspék fisikna salaku geteran hawa. Eusina medar frekwensi, geteranana, intensitas, amplitudo, katut timbrena.
  • Fonétik Auditoris nya éta maluruh jeung medar sora basa cara mekanisme panguping narima sora-sora basa salaku geteran hawa.

Tata foném (foném) nya éta mangrupa bagian tina fonologi anu maluruh jeung medar sora basa nu fungsional atawa foném, selang surupna, sistem katut pola-polana, parobahanana, jeung kamekaranana.

Kagungan élmuning sora (fonologi) :

  1. Gunana pikeun urang miboga kaweruh jeung kaparigelan dina nganalisis sora basa.
  2. Urang bakal parigel dina ngajarkeun basa anu aya patalina jeung ngaregepkeun, ngucap, nulis.
  3. Urang bakal weruh kumaha carana ngucapkeun sora nu merenah.

 

 

  1. PROSES KAWANGUNNA SORA BASA

Anapon prosés-prosés kawangunna sora basa :

  1. Prosés kaluarna sora tina bayah (paru-paru)
  2. Prosés ngucapkeun (fonasi), nya éta liwatna sora dina tikoro
  3. Prosés artikulasi nu mangrupa prosés ngawanguna sora basa ku artikulator
  4. Prosés baham irung (oro-nasal), nya éta prosés kaluarna sora ngaliwatan baham-irung.

 

  1. PAKAKAS UCAP

Aya 25 pakakas ucap, tapi kuring mung bisa nyebutkeun 3 sarta penjelasanana.

  • Bayah/Lungs/paru-paru

    Fungsina pikeun ngambekan. Aya 2 prosés, nya éta engap jeung ngarenghap. Engap téh nyeuseup sora/hawa kana bayah. Ngarénghap nya éta ngaluarkeun sora/hawa tina bayah.

  • Huntu/dentum

    Aya 2, huntu luhur jeung handap. Nu paling berperan nya éta huntu luhur.

    Huntu luhur + huntu handap = Déntal

    Huntu luhur + biwir handap = labiodéntal

    Huntu luhur + tungtung létah = apikodéntal

  • Biwir/labium

    Biwir luhur fungsina artikulator pasif. Biwir handap artikulator aktif. Mun sora nu dikaluarkeun tina antukna biwir luhur jeung handap disebutna sora Bilabial.

 

Sakitu pedaran ti sim kuring. Mugia aya mangpaatna kanggo nu maca (◕‿◕✿)

Hatur nuhun …

 

 


 

Struktualisme (Teori Sastra)


Tibanya hari ini mata kuliah teori sastra 3 sks. Ngabahasa inohong-inohong deungeun.

1. Roman Jakobson

Meskipun Jakobson terlahir setelah de Saussure, ia dikenal sebagai pengembang Semiotika Klasik. Konsep yang ditawarkan oleh Roman Jakobson (1896-1982) lebih condong pada para ahli bahasa dari Rusia (Rusian Linguist).

Pemikiran Jakobson berpengaruh besar pada diri Levi-Strauss pada konsepnya mengenai fenomena budaya. Jakobson memberikan pandangan kepada Levi-Strauss tentang bagaimana memahami atau menangkap tatanan yang ada di balik fenomena budaya yang sangat variatif tersebut (Ahimsa, 2006; 52).

Dalam pemikiran Jakobson unsur terkecil dari bahasa adalah bunyi. Dengan demikian kata diartikan sebagai satuan bunyi yang terkecil dan berbeda. Fonem sebagai unsur bahasa terkecil yang membedakan makna, meskipun fonem itu sendiri tidak bermakna.

Jakobson yakin bahwa fungsi utama dari suara dalam bahasa adalah untuk memungkinkan manusia membedakan unit-unit semantis, unit-unit yang bermakna, dan ini dilakukan dengan mengetahui ciri-ciri pembeda (distinctive features) dari suatu suara yang memisahkannya dengan ciri-ciri suara yang lain.

 

2. Ferdinand de Saussure

Sebagai penemu konsep linguistik modern, wajar jika de Saussure dianggap sebagai orang yang paling berpengaruh terhadap teori Strukturalisme.

Terobosan pemikiran de Saussure dimulai pada pemikirannya mengenai hakekat gejala bahasa. Pemikiran ini kemudian melahirkan konsep struktural dalam bahasa dan juga semiologi atau yang sekarang disebut dengan semiotik (Ahimsa, 2006).

Ada lima pandangan de Saussure yang mempengaruhi Levi-Strauss dalam memandang bahasa. Yaitu;

 

1. Signified (tinanda) dan signifier (penanda);

Bahasa adalah suatu sistem tanda (sign). De Saussure berpendapat bahwa elemen dasar bahasa adalah tanda-tanda linguistik atau tanda kebahasaan (linguistic sign), yang wujudnya tidak lain adalah kata-kata.

Tanda adalah juga kesatuan dari suatu bentuk penanda yang disebut signifier, dengan sebuah ide atau tinanda yang disebut signified, walaupun penanda dan tinanda tampak sebagai entitas yang terpisah-pisah namun keduanya hanya ada sebagai komponen dari tanda. Tandalah yang merupakan fakta dasar dari bahasa (Culler; 1976, 19 via Ahimsya, 2006 h. 35).

2. Form (wadah) dan content (isi)

Wadah atau form adalah sesuatu yang tidak berubah. Dalam konsep ini, isi boleh saja berganti tetapi makna dari wadah masih tetap berfungsi. Untuk menjelaskan konsep ini memang agak sulit. Kiasan yang sering digunakan untuk menggambarkan kedudukan wadah (form) dan isi adalah pergantian salah satu fungsi dari komponen permainan catur.

3. Bahasa (Langue) dan Tuturan (Parole)

Konsep langue merupakan aspek yang memungkinan manusia berkomunikasi dengan sesama. Inilah kenapa langue membicarakan juga aspek sosial dalam linguistik. Dalam langue terdapat norma-norma, aturan-aturan antarperson yang tidak disadari tetapi ada pada setiap pemakai bahasa. Disisi lain parole merupakan tuturan yang bersifat individu, ia bisa mencerminkan kebebasan pribadi seseorang.

4. Sinkronis (Synchronic) dan Diakronis (Diachronic)

De Saussure meyakini akan adanya proses perubahan bahasa. Oleh karena itu keadaan ini menuntut adanya perbedaan yang jelas antara fakta-fakta kebahasasan sebagai sebuah sistem, dan fakta-fakta kebahsaan yang mengalami evolosi (Culler, 1976, via Ahimsa, 2006; 46). Karena sifatnya yang evolutif maka tanda kebahasaan sepenuhnya tunduk pada proses sejarah.

5. Sintagmatik dan Paradigmatik

Dalam kontek ini de Saussure menyatakan bahwa manusia menggunakan kata-kata dalam komunikasi bukan begitu saja terjadi. Tetapi menggunakan pertimbangan-pertimbangan akan kata yang akan digunakan. Kita memiliki kata yang mau kita gunakan sebagaimana penguasaan bahasa yang kita miliki. Disinilah hubungan sintagmatik dan paradigmatik itu berperan.

Hubungan sintagmatik dan paradigmatik terdapat dalam kata-kata sebagai rangkaian bunyi-bunyi maupun kata-kata sebagai konsep (Ahimsa, 2006; 47).

 

3. Mikhail Bakhtin

Mikhail Mikhailovich Bakhtin (1895-1975) adalah seorang filsuf Rusia dan pemikir kebudayaan yang terkenal.[1] Pengaruh Bakhtin meluas ke berbagai disiplin akademis, mulai dari hermeneutika sastra, epistemologi ilmu-ilmu humaniora, teori kebudayaan, hingga feminisme.[1] Bakhtin tinggal di Vitebsk dan Leningrad sebelum dibuang ke Kazakhstan dari tahun 1929 hingga tahun 1934.[2] Setelah itu, Bakhtin mengajar sastra di Institut Pedagogis Mordovian di Saransk.[2]

Gagasan Bakhtin yang paling penting dari pemikirannya adalah tentang dialogisme atau konsepsi tentang dialog.[2] Menurut Bakhtin, dialog menandai kondisi eksistensial dari kemanusiaan di mana manusia yang satu dengan manusia lainnya memiliki ikatan.[1] Manusia dikatakan “ada” (exist) hanya bila ia berkomunikasi secara dialogis, dan ketika dialog berakhir, maka tidak ada yang tertinggal dari hakikat manusia itu.[1] Karena itu, dialog adalah proses yang berlangsung terus-menerus di dalam kehidupan seorang manusia.[1]

 

Levis-Strauss

Mitos dan Karya Sastra

Heddy Shri Ahimsa-Putra

 

Dalam konsep Strukturalisme Levi-Strauss struktur adalah model-model yang dibuat oleh ahli antropologi untuk memahami atau menjelaskan gejala kebudayaan yang dianalisisnya. Yang tidak ada kaitannya dengan fenomena empiris kebudayaan itu sendiri (Ahimsa, 2006; 60).

  1. 1.     Levi-Strauss, Bahasa dan Kebudayaan

Ahimsa (2006: 24-25) menyebutkan bahwa ada beberapa pemahaman mengenai keterkaitan bahasa dan budaya menurut Levi-Strauss. Pertama, bahasa yang digunakan oleh suatu masyarakat merupakan refleksi dari keseluruhan kebudayaan masyarakat yang bersangkutan.

Kedua, menyadari bahwa bahasa merupakan salah satu unsur dari kebudayaan. Karena bahasa merupakan unsur dari kebudayaan maka bahasa adalah bagian dari kebudayaan itu sendiri. Hal ini dapat kita lihat juga pendapat para pakar kebudayaan yang selalu menyertakan bahasa sebagai unsur budaya yang sangat penting dalam kehidupan manusia. Untuk itu jika kita membahas mengenai kebudayaan kita tidak pernah bisa lepas dari pembahasan bahasa (lihat, Koentjara Ningrat; 1987).

Ketiga, menyatakan bahwa bahasa merupakan kondisi bagi kebudayaan. Dengan kata lain melalui bahasa manusia mengetahui kebudayaan suatu masyarakat yang sering disebut dengan kebudayaan dalam arti diakronis. Dengan bahasa manusia menjadi makhluk sosial yang berbudaya. Yang kedua, bahasa merupakan kondisi bagi kebudayaan karena material yang digunakan untuk membangun bahasa pada dasarnya memiliki kesamaan jenis atau tipe dengan apa yang ada pada kebudayaan itu sendiri.

Hubungan atau korelasi bahasa dan budaya terjadi pada tingkat struktur (mathematical models) dan bukan pada statistical models (Ahimsa, 2006). Model-model matematis pada bahasa dapat berbeda pada tingkatan dengan model matematis yang ada pada kebudayaan.

 

4.  Levi-Strauss Dan Linguistik Struktural

pemahaman mengenai teori strukturalisme Levi-Strauss lebih baik, perlu disampaikan konsep bahasa menurut para ahli linguistik yang mempengaruhi lahirnya teori ini. Diantara mereka yang sangat berpengaruh terhadap pandangan Levi-Strauss adalah; Ferdinan de Saussure, Roman Jakobson dan Nikolay Trobetzkoy. Dari ketiga pemikir linguistik ini, Levi-Strauss memiliki keyakinan bahwa studi sosial bisa dilakukan dengan model linguistik yaitu yang bersifat struktural. (Levi-Strauss, 1978 via Ahimsa 2006).